Flash Vortex

Minggu, 01 Juli 2012

Lost Saga Character

CAPTAIN HOOK

Susuri Papan Itu, Penghuni Daratan
Captain Hook cocok untuk pemain dengan skill rata-rata dan di atas rata-rata. Seragamnya sudah termasuk topi katen, dengan lambang tengkorak yang misterius, yang katanya dikutuk sehingga membuat orang yang menatapnya akan menjatuhkan gear miliknya.

Dia adalah spesialis bom yang selalu membawa bom kecil, dan juga menciptakan Bomb Showers yang akan menghujani lawan dan membinasakan mereka.


Sumber :  http://lostsaga.gemscool.com/index.php?act=2&sub=2

Jumat, 02 Desember 2011

Jenis Media Penyimpanan Data

Perkembangan media penyimpanan atau storage seiring dengan perkembangan perangkat keras atau hardware lain seperti prosesor. Perkembangan prosesor khususnya kelas PC (personal computer) kalau kita lihat tingkatannya sebagai berikut - XT, 286, 386, 486, Pentium I, Pentium II, Pentium III dan Pentium IV. Kemudian untuk media penyimpanan kalau kita lihat ke tahun-tahun di belakang. Awalnya kita berbicara mengenai KB (kilo byte = 1024 byte) kemudian berkembang menjadi MB (Mega byte = 1024 KB). Namun, saat ini sudah menggunakan GB (Giga Byte = 1024 MB). Bahkan di bidang storage terutama backup, saat ini sudah mencapai Tera Byte (TB = 1024 GB) dan sedang dikembangkan teknologi untuk mencapai tingkatan petabyte (1024 TB).

Kita lihat urutannya di tabel berikut ini:
Byte - 8 bits
Kilobyte - 1,024 bytes
Megabyte - 1,048,576 bytes - 1,024 KB
Gigabyte - 1,024 MB
Terabyte - 1,024 GB
Petabyte - 1,024 TB
Exabyte - 1,024 PB
Zettabyte - 1,024 XB
Yottabyte - 1,024 ZB

Storage komputer digunakan untuk menyimpan informasi atau lebih dikenal dengan data. Dan sejalan dengan perkembangan Internet, semua data digital perlu disimpan dan tersedia apabila diperlukan untuk diakses. Tipe storage yang umum digunakan adalah menggunakan media magnetik dengan 2 macam format yang berbeda yaitu 'fixed' / tetap dan 'removable' atau bisa dibawa / dipindah.

Yang dimaksud dengan 'fixed' media adalah teknologi media storage di mana 'head' untuk tulis / baca dan medianya (disk platter) dalam satu unit yang sama contohnya harddisk. Sementara pada removable media, 'head' untuk tulis / baca terletak pada 'drive' dan cartridge (tape) untuk menyimpan data dan bisa dibawa/pindah contohnya yaitu tape drive dengan tape cartdrige. Media tape ini dapat dibawa atau disimpan di tempat yang terpisah dari drivenya. Ada keuntungan dengan media yang bisa dipindahkan ini, antara lain adalah tape selain bisa dibawa-bawa dan bisa disimpan di lokasi lain, hal ini digunakan atau diimplementasikan dalam 'disaster recovery plan' atau rencana / prosedur terhadap bencana. Misalnya katakanlah gedung terbakar dan semua komputer dan informasi di dalam kantor tersebut habis terbakar. Dengan adanya tape media yang berisi data perusahaan yang sudah dibackup, meskipun tidak up-to-date atau bukan data terkini, namun setidaknya masih ada data perusahaan yang bisa digunakan atau data-data penting misalnya tagihan ke pelanggan, data penelitian dan data-data penting perusahaan lainnya.

Masing-masing tipe media storage mempunyai ciri khas tersendiri berikut harga, unjuk kerja, handal, kelebihan serta kelemahannya. Storage magnetik yang umum digunakan adalah disebut dengan disk atau istilah paling umumnya adalah harddisk. Untuk harddisk yang digunakan ada 2 jenis konfigurasi yang bisa digunakan yaitu JBOD dan RAID.

JBOD atau Just a Bunch of Disk yaitu satu atau sejumlah disk yang digunakan atau dapat diakses secara independen. Misalnya harddisk pada PC kita, harddisk pada server yang isinya cuma 1 atau 2 namun berdiri sendiri, itu bisa disebut dengan JBOD.RAID atau Redundant Array of Independent / Inexpensive Disks, biasanya dikontrol oleh satu buat device /alat yang sering disebut dengan disk controller / pengatur. Dengan adanya 'disk controller' ini memungkinkan untuk melakukan 'striping' data atau data yang ditulis ke beberapa disk sekaligus. Untuk lebih jelasnya di kesempatan lain akan dibahas mengenai RAID dan jenis-jenisnya.

Elemen Sistem Komputer

Seperti kita pahami bersama, sebuah mesin komputer tidak akan bisa bekerja dengan sendirinya, mesin tersebut bekerja merupakan akibat adanya suatu kesatuan sistem yang terdiri dari:
1. Brainware (manusia)
2. Software (perangkat lunak)
3. Hardware (perangkat keras)
Brainware
Istilah yang digunakan untuk manusia yang berhubungan dengan sistem tersebut. Manusia merupakan suatu elemen dari sistem komputer. Manusia adalah yang merancang bagaimana suatu mesin dapat bekerja sesuai dengan hasil yang diinginkannya.
Software
Merupakan data elektronik yang disimpan sedemikian rupa oleh komputer itu sendiri, data yang disimpan ini dapat berupa program atau instruksi yang akan dijalankan oleh perintah, maupun catatan-catatan yang diperlukan oleh komputer untuk menjalankan perintah yang dijalankannya.
Untuk mencapai keinginannya tersebut dirancanglah suatu susunan logika, logika yang disusun ini diolah melalui perangkat lunak, yang disebut juga dengan program beserta data-data yang diolahnya. Pengeloahan pada software ini melibatkan beberapa hal, diantaranya adalah sistem operasi, program, dan data. Software ini mengatur sedemikian rupa sehingga logika yang ada dapat dimengerti oleh mesin komputer.
Hardware
Dalam bahasa Indonesia disebut dengan perangkat keras. Merupakan perangkat yang dapat kita lihat dan dapat kita sentuh secara fisik, seperti perangkat perangkat masukan, perangkat pemroses, maupun perangkat keluaran.
Peralatan ini umumnya cukup canggih. Dia dapat bekerja berdasarkan perintah yang ada padanya, yang disebut juga dengan instruction set tadi. Dengan adanya perintah yang dimengerti oleh mesin tersebut, maka perintah tersebut melakukan berbagai aktifitas kepada mesin yang dimengerti oleh mesin tersebut sehingga mesin bisa bekerja berdasarkan susunan perintah yang didapatkan olehnya. Pada beberapa literatur, terdapat satu elemen lagi, yaitu instruction set, meskipun instruction set lebih cenderung kepada perangkat keras. Instruction set adalah perintah yang dimengerti oleh komputer mengikuti perintah standar yang ada pada lingkungan mesin tersebut.

Fungsi HLookUp MS. Excel

Fungsi HLookUp Dan VLookUp seyogyanya berguna untuk mengambil data dari tabel dengan range tertentu. Fungsi HLookUp berguna untuk mengambil data dalam tabel secara Horizontal dengan rumus umum sebagai berikut :

=HLookUp(lookup_value;table_array;row_index_num;[range_lookup])
atau diterjemahkan sebagai berikut:
=Hlookup(data yang dicari;tabel;baris_yang_diingikan;[range])
Dengan pengertian bahwa kita akan mencari / mengambil data dari sebuah tabel secara Horizontal, horizontal disini maksudnya adalah kita mengambil data berdasarkan nilai baris dalam Microsoft Excel. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh dibawah ini :
HlookUp
Buatlah tabel seperti contoh di atas dengan data entri 5 saja, kemudian buat percobaan pengambilan data dengan membuat bagian Baris pada F10 dan isi baris pada G10. Untuk melihat hasilnya kita buat “Hasil yang ditemukan” pada D12, dan hasilnya pada E12. E12 di isi dengan rumus sebagai berikut :
E12=HLOOKUP(C4;C4:D8;G10)
Maksud dari rumus diatas adalah kita akan mengambil data dimulai dari C4, dengan data tabel dari  C4 s/d D8. G10 dalam rumus adalah baris yang akan kita ambil datanya. Di G10 bisa kita ubah datanya untuk melihat hasilnya, dalam contoh diatas G10 diisi dengan nilai 2 dan hasilnya adalah Rio.
Perlu di ingat bahwa kita tidak hanya dapat mengambil data tabel dalam satu sheet saja tetapi juga bisa berbeda sheet dengan menambahkan
namasheet!Data
Contoh :
Sheet2!C4
Posted in

Penggunaan Fungsi VLookUp di MS. Excel 2003

Fungsi VLookUp adalah fungsi yang kita gunakan untuk memperoleh data dari sebuah table array range tertentu, data yang diambil berdasarkan kolom, secara vertikal. Perhatikan Rumus Fungsi VLookUp Berikut ini :

=Vlookup(lookup_value;table_array;col_index_num;[range_lookup])
  1. Lookup_value adalah data yang akan dijadikan acuan untuk mengambil data lainnya dalam sebuah range table
  2. Table_array adalah sumber table yang akan diambil datanya
  3. col_index_num adalah nomor kolom yang akan diambil datanya dalam range table array (ingat ini dalam table range bukan dalam kolom Microsoft Excel Default)
Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Rumus untuk contoh diatas :
  1. C12 di isi dengan =VLOOKUP(B12;B3:D8;2)
  2. D12 di isi dengan =VLOOKUP(C12;C4:D8;2;0)
Di asumsikan kita akan mengambil data dari table range pertama yaitu B3 sampai dengan D8. Data yang diambil (col_index_num) adalah Nama, (dalam hal ini col indexnya = 2 karena dalam tabel array kolom nama terdapat di kolom nomor 2), dengan data acuan (lookup_value) dari B12 dari table (table_array) B3:D8. Jadi nantinya saat data acuan B12 kita ubah maka C12 akan secara otomatis terisi Nama sesuai nomor urutnya. Kemudian pada D12 kita akan isi data nilai (col_index_num) , (dalam hal ini col indexnya = 2 karena dalam tabel array C4:D8 kolom Nilai terdapat di kolom nomor 2), dengan mengambil data dari tabel range C4 sampai dengan D8 (table_array) dengan data acuan (lookup_value) dari C12. Sehingga jika Nama terisi, secara otomatis D12 akan terisi nilai berdasarkan nama tersebut.

Brbagai Jenis Koneksi Internet

  • Analog Dial up = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon. Dengan menggunakan sebuah modem dial-up. Saat online [ connect ] maka telepon tidak dapat digunakan.
    - Perhitungan pulsa telepon berjalan + biaya internet dari provider.  Biaya ditentukan total lama penggunaan [ vario price ],
    - Jaman awal-awal kecepatan dibawah 10kb :( , nmun hingga sekarang kecepatan max 56kb.
    - kecuali leased line [ sambungan kabel khusus dan one to one / tidak terbagi ] kecepatan 64kb – 128kb. namun sudah tidak begitu terkenal.
    - seluruh daerah yang terdapat line telepon dapat menggunakan koneksi ini.
    Pengembangan lanjutannya adalah ISDN [ Integrated services digital network ] kecatan max 128kb.

  • Broadband = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan kabel tv, dengan menggunakan modem broadband. Saat online dapat sekaligus nonton tidak berpengaruh.
    - Dan biaya lebih hemat cukup membayar abodemen tv cable + biaya internet provider dan internet bisa di akses 24 jam online [ no limit ] tanpa batas. [ fix rate bulanan ] ditentukan oleh kecepatan yang diambil.
    - kecepatan mulai dari 384kb – 3mb saat ini.
    - Namun hanya daerah yang dilewati kabel tv yang bisa menggunakan koneksi ini.

  • ADSL = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan line telepon juga. Namun ADSL menggunakan teknologi yang lebih modern.  Saat online jalur telepon tidak terganggu, dapat digunakan dalam kebersamaan.
    - Biaya cukup membayar provider internet, karena dianggap pulsa tidak berjalan, hanya pinjem kabel teleonnya saja. Sistem perhitungan berdasarkan besarnya kilobyte  yang digunakan, koneksi 24 jam online. [ Fix rate by quantity traffict ],
    - Kecepatan Maximum download speed about 384 Kbps and upload speed about 64 Kbps
    - hanya daerah tertentu juga yang bisa menggunakan koneksi ini.

  • Wave atau Gelombang Radio, sempat berjalan namun memang tidak banyak yang menggunakannya, koneksi jenis ini adalah menggunakan sebuah modem khusus yang ditembak ke sebuah BTS juga kita sebut yang terdekat. karena menggunakan gelombang maka cuaca jelek koneksi jelek.
    - Biaya cukup membayar provider, akan dipinjamkan alat khusus receivernya. [ fix rate bulanan ] unlimited use.
    - kecepatan hingga 512kbs
    - lokasi tertentu yang ada pemancar baru bisa.

  • T1 dan T3 line, T1 merupakan pilihan yang populer untuk disewakan bagi kepentingan bisnis untuk tersambung ke Internet dan untuk ISP tersambung ke backbone Internet. T-1 Lines merupakan koneksi telepon terdedikasi yang mendukung besaran data hingga 1.544 Mbps.
    T3  merupakan jaringan telepon yang didedikasikan untuk mendukung transfer data hingga 43 hingga Mbps.
    - Biaya pasti lebih tinggi dan ini digunakan untuk kepentingan bisnis. dan biasanya fix rate bulanan by speed for unlimited use.
    - lokasi bisa dibicarakan dengan provider.

  • Satelite VSAT, Koneksi menggunakan satelite merupakan koneksi yang cukup cepat namun  termahal. Koneksi ini kita harus menggunakan sebuah payung [ parabola khusus ] untuk menangkap signal satelit.
    - kecepatan dari 64 hingga 2mb [ berlaku hanya di Indonesia ] international lebih dari 2mb.
    - biaya  fix rate bulanan by speed for unlimited use.
    - lokasi ditentukan oleh ISP yang menyediakan fasilitas ini.

  • Fiber Optic, Koneksi jenis ini menggunakan sambungan kabel fiber optic [ kabel yang kecepatannya setara dengan kecepatan cahaya ] yang tersambung antara provider dengan perusahaan. Ini biasanya untuk perusahaan besar seperti Banking, Securitas, dll.
    - kecepatannya hingga 1Gb mmm Manteeep booo [ buat main game no lag anymore hehe ]
    - biaya fix rate bulanan ditentukan oleh kecepatan kapasitas / bandwith yang di pilih
    - lokasi ditentukan oleh mereka yang bersangkutan [ maksudnya dibicarakan gitu nanti ditarik kabelnya ]

  • WIFI / Hotspot, Jenis koneksi ini mulai heboh akhir-akhir ini. Dibeberapa kafe, mal berlomba-lomba memberikan fasilitas ini bahkan gratis untuk para pengunjung / langganan mereka. Wi-fi ini bisa terkoneksi apabila kita memiliki modem WIFI, biasanya notebook jadul belum ada :( jangan sedih bisa dibeli kok slot pcmci atau colokan usb. Kalau notebook baru biasanya sudah build in semua, dan handphone smartphone khususnya telah memiliki wifi build in juga. sehingga bisa langsung dapat digunakan.
    - biaya GRATIS – kalo penyedianya kasi gratis. Kalo bayar maka biasanya di hitung oleh jumlah kb yang digunakan, model seperti isi voucher hp. semua ini tergantung kepada ISP / penyedia jasa internet.
    - kecepatan 11mb — 100mb [ semacam lan card  ]
    - lokasi biasanya di mall, cafe, dan tempat yang ada memang kita telah tahu, misalnya kantor, rumah.

  • HANDPHONE = Menghubungkan komputer ke internet melalui sambungan jaringan handphone. Dapat dihubungkan melalui Bluetooth maupun usb cable data. Saat online jalur telepon juga tidak terganggu. Bisa menggunakan jaringan GSM maupun CDMA. GSM dapat lebih cepat dengan teknologi 3G atau bahkan teknologi terbaru high speed 3,5G. Sedangkan CDMA menggunakan teknologi CDMA 2000 1x hampir setara dengan 3G. Perhitungan biaya hampir sama semua yaitu menggunakan sistem perhitungan per kilobyte. Kecepatan mulai dari 64kb – 2mb.
    Untuk detail kecepatan internet handphone bisa dilihat di sini.

Tipe Kecepatan Koneksi Internet Melalui Handphone

Pembahasan yang lalu mengenai berbagai koneksi internet yang tersedia saat ini, dan untuk koneksi melalui handphone masih terdapat beberapa tipe dan kecepatan. Karena jaman sekarang hampir semua exmud [ exclusive muda ] memiliki smartphone yang terhubung ke internet. Hal ini membuat mereka yang aktif dapat selalu up to date terhadap berita, email, live chat,  update price untuk broker, update kegiatan melalui twiter, update facebook dan lain-lain.
Untuk kecepatan koneksi di handphone GSM :

  • GPRS = General Packet Radio Service. Layanan tambahan dari GSM network dalam rangka peningkatan kecepatan akses data dari maksimum 9,6 kbps menjadi maksimum 56 kbps. Jangan lupa istilah “kecepatan maksimum” ya. Yang artinya kalo dia menduduki satu TRX sendirian, maka kecepatannya bisa “segitu”. Tapi begitu harus berbagi, maka “segitu” tadi harus dibagi dengan tetangga pengguna. Semakin banyak pengguna, semakin sedikit jatah kita.
  • EDGE = Enhanced Data rates for GSM Evolution. Teknologi peningkatan dari GPRS yang sering disebut 2,75G. Di teknologi EDGE ini kecepatan maksimum data rates bertambah menjadi 236 kbps. Kondisi ini tercapai kalo kita hanya sendirian menduduki satu TRX di BTS itu ya.
  • UMTS = Universal Mobile Tele Services. Adalah nama standard sistem telekomunikasi. UMTS menjanjikan standard pelayanan telekomunikasi bergerak (voice dan sms) serta data bearer yang lebih mutakhir dari sisi kecepatan, protokol dan koneksi. UMTS mensyaratkan data bearer speed 144 kbps (satelit dan rural jarak jauh), 384 kbps di pemukiman dan 2 Mbps di indor dan rural jarak dekat. 3G = Third Generation. Adalah implementasi UMTS di lapangan. Menjanjikan kecepatan data sebesar 384 kbps maksimum downlink (64 kbps uplink) disamping standar pelayanan voice dan sms.
  • HSDPA = High Speed Downlink Packet Access. Sering disebut 3,5G karena kemampuan downlink yang lebih tinggi dari 3G yaitu hingga 1,8 Mbps (upload 384 kbps). Namun kecepatan data setinggi ini terpaksa dilakukan dengan mengorbankan coverage signal yang jauh lebih pendek dari normalnya coverage GSM. Kecepatan HSDPA 3.5 G adalah sebesar  3,6 Mbps downlink speed, dan 384 kbps uplink speed. Dan ada yang hingga 7,2 Mbps.
  • HSPA = High Speed Packet Access. HSDPA Fhase 2, yaitu kecepatan untuk uplink ditambah atau HSUPA [ high speed uplink packet access ] . Beberapa sistem membutuhkan HSUPA, misal network server di central office yang melayani banyak cabang di lain tempat dengan wireless, maka paling cocok koneksi di sisi itu adalah HSUPA. kecepatan download data (DownLink Speed) juga ditingkatkan menjadi  14.4 Mbps dan kecepatan up load data (UpLink Speed) hingga 1.4 Mbps. [ Tertinggi saat ini September 2009 ]
Untuk kecepatan tipe CDMA :
  • Beberapa tahun belakangan ini terjadi perdebatan di dunia per-telekomunikasi-an sejak kehadiran teknologi CDMA sebagai solusi tandingan dari teknologi GSM. Walaupun saat ini perangkat CDMA yang digelar di tanah air baru berupa CDMA-2000-1x, namun gaung yang terdengar di masyarakat bahwa CDMA adalah 3G. Hal ini bukan tanpa sebab, karena masyarakat selama ini sudah akrab dengan telepon genggam GSM/GPRS yang notabene adalah 2G/2.5G. Sehingga cukup beralasan jika teknologi CDMA yang muncul belakangan di anggap sebagai 3G. Pelaku bisnis CDMA termasuk operator dan pabrik pembuat juga gencar melakukan promosi 3G yang sah-sah saja untuk merebut pasar telepon seluler yang ramai ini.
  • CDMA 2000 1x masih merupakan teknologi alternatif dari GSM dan GPRS yang dikenal dengan teknologi 2G/2.5G.  Awalnya dikenalkan teknologi CDMA one yang banyak dimanfaatkan sebagai ‘fix wireless’. Kemudian seiring dengan perkembangan pasar seluler yang menggiurkan namun di sisi lain ada keterbatasan bandwith GSM, maka dikenalkanlah ke masyarakat telepon selular berbasis CDMA 2000 1x. Operator-operator selular baru muncul di Indonesia mengusung teknologi ini yang promosinya mulai gencar satu tahun belakangan sejak tahun 2004 dengan tarifnya sangat bersaing. Memang pada kenyataannya secara teoritis selain untuk komunikasi suara, kecepatan data (bit-rate) CDMA 2000 1x bisa mengungguli GSM/GPRS (lihat grafik). Kecepatan ini sudah cukup misalnya untuk aplikasi video streaming.
  • Dari kecepatan CDMA200 terbagi lagi ke beberapa tipe :
  • CDMA2000 1xRTT – Spesifikasi 1xRTT dikembangkan oleh Third Generation Partnership Project 2 (3GPP2), sebuah kerjasama yang terdiri dari lima badan standard telekomunikasi: CWTS di China, ARIB dan TTC di Jepang, TTA di Korea dan TIA di Amerika Utara. CDMA2000 1xRTT menawarkan layanan dengan kecepatan hingga 153 kbps dalam rentang spektrum yang kecil (1,25 MHz per carrier).
  • CDMA2000 1xEV-DO – 1xEV-DO, juga dikenal dengan 1X-EV Phase One, adalah sebuah peningkatan dengan meletakkan suara dan data pada kanal yang terpisah guna menyediakan pengiriman data pada kecepatan 2.4 Mbit/s.
  • CDMA2000 1xEV-DV -EV-DV, atau 1X-EV Phase Two menjanjikan kecepatan data berkisar dari 3Mbps hingga 5Mbps. Hingga kini telah ada 8 proposal yang dikirim ke komite standar 3GPP2 untuk rancangan EV-DV.
  • CDMA2000 3xRTT – 3xRTT adalah sebuah standar IMT-2000 (3G) yang disetujui ITU. Ia adalah bagian dari apa yang disebut ITU sebagai IMT-2000 CDMA MC. Ia menggunakan spektrum 5 MHz untuk memberikan kecepatan data berkisar antara 2 hingga 4 Mbps.
  • Pada Revisi 0 kecepatan downlink 2,4 Mbps dan uplink 153 kbps, sedangkan CDMA2000 1x kecepatan donwlink dan uplink hanya 153 kbps. Teknologi terakhir ini yang masih digunakan keempat operator CDMA di Indonesia, sementara mereka baru akan meningkatkan kemampuan menjadi CDMAa2000 1xEV-DO
  • Teknologi yang disebut dengan CDMA2000 1xEV-DO Revision B ini mampu melakukan transmisi data maksimal sampai 73,5 Mbps. Kemampuan ini kira-kira mampu mentransfer data pada sebuah CD-ROM yang berkapasitas sekitar 650 megabit (Mb) dalam waktu kurang dari sembilan detik melalui udara. Kecepatan ini dapat dari berita Bakrie news http://www.bakrie-brothers.com/news.php?id=3653
2G : 2nd Generation
3G : 3rd Generation
CDMA : Code Division Multiple Access
EVDV : Evolution Data Video
EVDO : Evolution Data Only
TDMA : Time Division Multiple Access
W-CDMA: Wideband – CDMA
GSM : Global System for Mobile
GPRS : General Packet Radio Service
EDGE : Enhanced Data Rate for GSM Evolution
UMTS : Universal Mobile Telecommunication System
HSDPA : Highspeed Downlink Packet Access
HSPA : High Speed Packet Access